jenis batik dan asal daerahnya

Gambar Jenis Batik dan Penjelasannya


Notice: Undefined variable: toReturn in /home/gambarfotovideo/public_html/wp-content/plugins/searchterms-tagging-2/searchterms-tagging2.php on line 1004


Ingin tahu gambar jenis-jenis batik dan penjelasannya? kali ini GambarFotoVideo.com akan turut melestarikan kain tradisional kebangaan Indonesia ini dengan berbagi informasi tentang macam-macam batik nusantara.

Ada banyak sekali nama jenis batik di negeri kita, dengan motif yang sangat beragam. Mulai dari asal daerahnya, coraknya, hingga ciri khas dan warnanya. Dan ternyata, masing-masing juga memiliki makna dan filosofi menarik dibalik coraknya yang indah.

Jenis Batik dan Gambarnya

gambar jenis-jenis batik dan penjelasannya
Berikut ini adalah macam-macam contoh motif-motif batik dan penjelasannya. Jika membutuhkan tampilan visual agar bisa mempelajari lebih jelas, kami juga melengkapinya dengan foto galeri jenis-jenis batik dan gambarnya.

Motif Batik beserta Penjelasannya

  • Cuwiri
    Batik Cuwiri adalah motif yang umum dikenakan sebagai kemben. Kain ini juga sering dipakai untuk upacara adat Jawa yang disebut ‘mitoni’. Secara makna, cuwiri berarti ‘kecil-kecil’. Ornamen yang menonjol dari motifnya adalah unsur Gurda serta Meru.
  • Parang
    Parang merupakan motif khas Solo, yang namanya diambil dari kata Pereng yang artinya adalah lereng. Makna motif batik Parang menggambarkan sebuah kesinambungan hidup, sesuai dengan coraknya yang mirip huruf S yang saling bergandengan.
  • Sidomukti
    Sidomukti biasanya digunakan dalam upacara perkawinan. Makna motif batik Sidomukti dapat dilihat dari arti namanya. Sido berarti ‘terlaksana’, yang secara filosofi mengandung harapan agar apa yang dicita-citakan dapat terlaksana.
  • Kawung
    Kawung adalah nama buah sejenis kelapa. Inilah asal motif batik Kawung, dimana coraknya mirip bulatan buah Kawung dengan pola khas bulat-lonjong. Makna motif batik Kawung menyimbolkan panjang umur dan kesucian bagi pemakainya.

Lebih jelasnya, Anda bisa melihat masing-masing nama motif batik dan gambarnya pada galeri di bawah ini. Untuk melakukan download, klik tiap thumbnail agar mendapatkan resolusi yang optimal.

Jenis Batik dan Asal Daerahnya

Kain tradisional batik berkembang di banyak daerah di Indonesia. Tiap corak batik dan asalnya mempunyai keunikan masing-masing, yang merupakan hasil karya budaya masyarakat lokal.

Sebagai sebuah kerajinan yang bercitarasa seni tinggi, batik telah lama ada di nusantara, khususnya di Jawa, sejak jaman dahulu kala. Budaya kain tradisional ini menjadi warisan turun temurun, termasuk tiap motifnya. Maka tidak heran jika motif daerah tertentu bisa dikenali karena memiliki ciri tersendiri yang terus diwariskan.

Bagi yang telah berpengalaman, tidak akan sulit untuk mengetahui tiap nama motif kain batik dan daerah asalnya. Ada berbagai macam motif batik nusantara yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dan yang sangat terkenal berasal dari Solo serta Pekalongan.

jenis batik dan asal daerahnya

Jenis Batik Solo dan Penjelasannya

[adlink]

Sebelum membahas lebih jauh tentang macam-macam motif batik Solo dan penjelasannya, perlu diketahui bahwa jenis batik Solo mempunyai ciri yang sangat khas. Ciri khas paling unik adalah pewarnanya yang memakai bahan lokal yang disebut dengan soga. Proses pembuatannya, baik dengan cara cap ataupun tulis, umumnya selalu menggunakan soga.

Selain itu, tiap corak batik Solo juga memiliki nilai sejarah serta karateristik yang unik. Hal ini membuat banyak orang tertarik untuk mempelajari berbagai macam jenis batik Solo dan maknanya.

Nama-nama motif batik Solo dan keterangannya dapat Anda lihat pada daftar di bawah ini, diantaranya adalah motif-motif yang cukup terkenal:

  • Parang Rusak
    Motif Parang memiliki kelas yang eksklusif, karena dibuat khusus untuk keluarga keraton (kerajaan), baik di Solo maupun Yogyakarta. Kawung, Sawat, dan Barong juga termasuk sebagai corak yang dianggap sakral.
  • Slobog
    Motif Slobog hanya dipakai saat sedang berduka, umumnya digunakan saat ada sanak keluarga yang meninggal dunia.
  • Sidomukti
    Sidomukti adalah motif untuk hajatan perkawinan. Sesuai namanya, Sido bermakna ‘terlaksanas’ dan Mukti berarti ‘berkecukupan’, sesuai dengan filosofi tujuan sebuah pernikahan yakni agar selalu bahagia dan langgeng.
  • Truntum
    Ini adalah motif yang umumnya dikenakan orang tua pengantin. Truntum memiliki makna ‘menuntun’. Ada beberapa jenisnya, diantaranya adalah Truntum Mangkoro dan Truntum Wahyu Tumurun.

Masih ada beragam macam batik Solo lainnya, seperti motif Satrio Manah, Semen Rante, Parang Kusumo, Pamiluto, Ceplok Kasatriyan, Semen Gendong, dan Bondet. Khusus mengenai keterangan batik Solo motif Bondet, biasanya digunakan pengantin wanita saat malam pertama, dan memiliki beberapa pola motif yakni: Sido Asih, Ratu Ratih, Parang Kusuma, Bokor Kencana, dan Sekar Jagad.

Tiap motif batik Solo dan filosofinya memiliki makna serta fungsinya sendiri-sendiri berdasarkan sejarah pembuatannya pada masa lampau. Tapi sekarang kain batik Solo modern sudah lebih bebas pemakaiannya, tidak terlalu terikat dengan tradisinya lagi.

Jenis Motif Batik Pekalongan

[ad600]

Pada bagian artikel macam-macam motif batik Pekalongan dan penjelasannya ini, Anda akan mengetahui perbadaan paling mendasar antara jenis motif batik Pekalongan dengan daerah lainnya di Indonesia. Ciri khas yang paling menonjol adalah corak dan warnanya, yang memiliki pola lebih atraktif serta bernuansa cerah. Inilah yang membedakannya dengan kain batik asal Yogyakarta atau Solo.

Jenis-Jenis Batik Pekalongan dan Penjelasannya

Salah satu contoh nama motif batik Pekalongan yang terkenal adalah Jlamprang, dimana coraknya tidak memiliki gambar makhluk hidup dan hanya berupa bentuk geometris. Motif lainnya adalah Buketan, Terang Bulan, Pisan Bali, Semen, Liong, Sekar Jagad, dan Lung-lungan. Beberapa diantaranya memakai isian corak Cecek, Sawung, Cacahgori, Parang, Gringsing, Sawut, dan Ukel.

Jika kita mendalami tiap pengertian motif batik Pekalongan dan maknanya, dapat disimpulkan bahwa kain batik Pekalongan memiliki filosofi yang sangat terbuka. Selain warnanya cukup bervariasi dan berani, motifnya juga sangat dinamis karena menerima pengaruh dari banyak budaya Arab, China, India, hingga Belanda. Pengrajinnya juga sering berinovasi sesuai trend motif-motif terbaru, sehingga mempunyai daya tarik yang membuat harga batik Pekalongan sebanding dengan kualitasnya.

Itulah berbagai gambar jenis batik dan penjelasannya. Tapi ini baru sebagian kecil saja, karena kekayaan corak kain tradisional ini sangatlah banyak dan nyaris tak terbatas jumlahnya. Maka kita harus bangga dengan keragaman batik Indonesia.

Post Populer:

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *