Tag: ahok



Video Kericuhan Mediasi Ahok-DPRD DKI

Video Kericuhan Mediasi Ahok-DPRD DKI – Kericuhan terjadi saat rapat mediasi klarifikasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI 2015 yang difasilitasi oleh Kemendagri. Kericuhan terjadi saat rapat akan berakhir seperti tampak dalam rekaman video yang dari Humas Pemprov DKI Jakarta yang di upload ke Youtube.

Sekjen Kemendagri Yuswandi A Tumenggung yang memimpin rapat mediasi tersebut, mempersilahkan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk menyampaikan sambutan penutup. Dalam kesempatan tersebut Ahok menekankan tidak akan mendiskriminasi usulan DPRD DKI Jakarta dan meminta SKPD mengawasi pembahasan.

Ahok meminta kepada SKPD agar tidak melakukan input program yang bukan hasil pembahasan. Kemudian Ahok menanyakan kepada para pejabat SKPD apakah usulan yang ada sudah sesuai dengan pembahasan atau tidak? Ahok pun meminta untuk mengangkat tangan kepada para SKPD atas pertanyaannya tersebut.

Namun belum sempat di jawab oleh pejabat SKPD, interupsi Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana (Lulung) memotong pembicaraan Ahok. Lulung tidak terima Ahok menekan para SKPD untuk memotong usulan program serta menandatangani surat pernyataan.

Sesaat setelah interupsi Lulung tersebut, para anggota DPRD DKI lainnya mulai saling mengeluarkan pendapat dengan nada tinggi. Teriakan dan kata-kata kasar terdengar di ruangan tersebut.

Ahok kembali mencoba menguasai keadaan. Dengan suara tinggi dan raut muka memerah, Ia meminta Walikota Jakarta Barat untuk menjawab pertanyaanya.

“Wali Kota Jakarta Barat, apakah Anda membahas UPS Rp 4,2 miliar per kelurahan di Jakarta Barat? Jawab!,” tanya Ahok dengan nada tinggi.

Suasana kembali riuh, para anggota Dewan tidak terima dengan sikap Ahok kepada bawahannya tersebut. Mereka meminta Basuki lebih sopan dalam bertanya dan tidak menekan kepada anak buahnya.

“Pak Gubernur, jangan teriak-teriak kayak preman,” kata salah seorang anggota Dewan.

Karena rapat sudah tidak lagi kondusif, Yuswandi kemudian mengambil alih rapat kembali dan memutuskan rapat ditutup.  “Saya mohon kita semua rapat dengan tertib, saya nyatakan proses evaluasi ditutup. Saya kira kami sudah cukup dengan materi yang bapak ibu sampaikan. Jadi, terima kasih Pak Gubernur, Pak Wagub, pimpinan DPRD, dan pejabat SKPD. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih,” kata Yuswandi menutup rapat.

Begitu rapat selesai,  para anggota Dewan masih riuh dan bersuara dengan nada tinggi. Tampak Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Doddy Riyadmadji meminta keamanan untuk mengamankan Gubernur DKI. [via Kompas]

Read Full Article