Tag: bali



Keberadaan kolam lumba-lumba di Bali menuai banyak protes dan kecaman. Kolam yang berada di Wake Bali Dolphin ini (sebuah tempat wisata di Gianyar) menjadi kontroversi hangat berbagai situs internasional, media sosial, dan sampai dibuatkan petisi di Change.org yang menuntut agar kolam lumba-lumba ini ditutup.

Kontroversi ini cukup membuat citra Indonesia tercoreng. Ada apakah gerangan? Apa yang membuat kasus ini menjadi perhatian masyarakat dunia?

Kontroversi Kolam Lumba-Lumba di Bali

wisata lumba-lumba wake bali dolphin

Isu mengenai protes kolam lumba-lumba di Bali ini awalnya dipicu oleh sebuah petisi online yang dibuat oleh seorang wisatawan Australia bernama Craig Brokensha di Change.org. Situs tersebut memang sering digunakan untuk mengutarakan berbagai protes sosial, dan tidak jarang menuai hasil yang positif. Petisi itu berjudul ‘Free four wild dolphins contained in a tiny resort pool‘ dan telah mendapatkan dukungan lebih dari seratus lima puluh ribu orang.

Isi dari petisi itu dimaksudkan untuk membebaskan empat ekor lumba-lumba yang berada di kolam objek wisata Wake Bali Dolphin. Setelah berhasil mendapatkan cukup banyak tanda tangan, isu ini menjadi semakin populer hingga diberitakan di berbagai situs portal dunia seperti Telegraph dan Dailymail. Kontroversi tentang hal ini pun semakin menyebar, hingga turut ramai di media sosial dan mendapatkan banyak kecaman.

Kenapa Kolam Lumba-Lumba di Bali ini Diprotes?

Alasan kenapa kolam lumba-lumba di Bali ini menuai protes dan kecaman adalah karena hewan tersebut dianggap tidak mendapatkan penanganan yang layak. Menurut pemberitaan Daily Mail Australia, empat ekor lumba-lumba yang berada di kolam Wake Bali Dolphin ternyata mengalami kebutaan akibat terkontaminasi kaporit. Selain itu, kolam yang digunakan memiliki ukuran yang terlalu kecil.

Namun pihak pengelola Wake Bali Dolphin juga mengutarakan pembelaannya. Mereka mengklaim telah mendapatkan ijin legal dan resmi oleh pemerintah Indonesia untuk memelihara lumba-lumba tersebut dan menjadikannya sebagai sebuah wahana wisata. Di Wake Bali Dolphin, wisatawan bisa berinteraksi secara langsung dengan ikan cerdas ini, bahkan bisa berenang bersama dan memeluknya.

Terlepas apakah atraksi wisata yang ada di Wake Bali Dolphin bisa dibenarkan atau tidak, kontroversi tentang kolam lumba-lumba ini telah menjadi pemberitaan negatif yang telah tersebar ke seluruh dunia. Akan lebih baik bagi dunia pariwisata tanah air, jika dunia internasional lebih menyoroti nilai-nilai wisata positif yang ada di Indonesia. (Baca juga: Wisata Cap Go Meh Singkawang)

Anda bisa melihat foto-foto kolam lumba-lumba di Wake Bali Dolphin lewat galeri di bawah ini.

Read Full Article